
aku lelah berkaitan dengan waktu,
setiap sudut yg bisu memaksaku bersandar,
bila hujan memaksaku membasahiku,

aku lelah berkaitan dengan waktu,
setiap sudut yg bisu memaksaku bersandar,
bila hujan memaksaku membasahiku,

Suatu saat di sekolah menengah atas.
Hari ini adalah hari terakhir tahun ajaran, di sebuah ruang kelas III seorang guru memberikan jam tambahan.
Dalam moment itu, ibu guru mengajukan pertanyaan untuk murid-muridnya.
“Ceritakan kenangan kalian yang paling berkesan selama bersekolah disini, bebas, satu kenangan saja!”, ibu guru bertanya.
Lanjutkan membaca

mengapa bukan “istanaku rumahku” tapi “rumahku istanaku”???
pertanyaan itu tiba-tiba menyeruak dibenakku. dan setelah beberapa saat merenung, akhirnya mendapatkan kesimpulan :
yaitu karena memang tidak perlu menunggu untuk menjadi istana untuk diakui sebagai rumah,
melainkan rumah yang telah ada diatur sedemikian rupa sehingga menjadi istana, khususnya untuk kita dan keluarga.
karena sesungguhnya kita lah yang berkewajiban untuk membuat apapun keadaan rumah kita menjadi istana termegah. Lanjutkan membaca

sekitar 1 bulan, aku ga posting ke blog ini. kangen rasanya.
habis gmn lg, memang banyak halangan klo mau OL…minimal hanya untuk check email.
namun kali ini aku berhasil maksain untuk nulis,,, meski hanya tulisan hampa tak bermakna…
mungkin inilah wujud rasa kangen ku dengan blog ini…hehehehe

selamat datang kembali dunia BLOG…

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Lanjutkan membaca
Tanggal 10 November merupakan salah satu tanggal bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Tepatnya 64 tahun yang lalu telah terjadi sebuah perjuangan di kota Surabaya. Yaitu perlawanan untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Salah satu tokoh yang sangat berjasa adalah Bung Tomo.


Saya heran kenapa sih Indonesia “Nggak maju-maju” meski sudah merdeka 64 tahun.
Tapi sekarang … baru saya tahu deh alasannya.
Nih … berdasarkan data statistik :
Jml penduduk Ind ada 237 juta, 104 adalah para pensiunan => yang kerja cuma 133 juta.
Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta, => yang kerja tinggal 48 juta.
Yang menjadi pegawai negeri ada 29 juta, => yang kerja tinggal 19 juta.
Yang menjadi ABRI dan Polisi ada 4 juta, => yang kerja tinggal 15 juta.
Yang kerja di Pemda dan didepartemen jumlahnya 14,8 juta => jadi sisanya tinggal 200 ribu.
Yang sakit dan dirawat di RS seluruh Indonesia ada 188 ribu => jadi sisa 12 ribu.
Yang ada dipenjara 11,998 orang => jadi sisanya 2 orang.
Jadi yang masih kerja ya … ANDA dan SAYA.
sedangkan ANDA lagi main komputer dan baca humor ini …
jadi tinggal SAYA sendiri yang kerja.
sumber image : http://www.markhoustonrecovery.com/images/upload/why.jpg
SUMPAH PEMUDA :
Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.
Itulah isi sumpah pemuda yang di gagas oleh perkumpulan-perkumpulan pemuda se-Indonesia pada 81 tahun silam. Kala itu, sumpah pemuda merupakan salah satu alat yang manjur untuk menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia. Bahkan membuat pemuda dan pemudi semakin solid untuk menciptakan bangsa Indonesia yang aman dan damai.

“Batik diklaim millik Malaysia!!!”. Mendengar pernyataaan tersebut sontak membuat rakyat Indonesia berang. Bagaimana tidak, karena batik merupakan salah satu peninggalan nenek moyang. Sudah bertahun-tahun batik berada di Indonesia dan menjadi sumber mata pencaharian sebagian masyarakat. Beberapa kota besar yang terkenal dengan produksi batik antara lain Yogya, Solo, Pekalongan. Semua mempunyai ciri khas corak masing-masing.
…